Sebagian besar orang pernah mengalami kulit yang mengelupas. Kulit yang terkelupas bisa terjadi di bagian mana saja termasuk ujung jari. Umumnya, kulit yang mengelupas ini tak mengkhawatirkan karena disebabkan adanya iritasi dari lingkungan. Namun dalam beberapa kasus, kulit jari mengelupas dapat disebabkan dari gejala dari kondisi kesehatan tertentu. Apa saja penyebabnya dan bagaimana merawatnya? Simak di sini ulasannya.

Kulit Jari Mengelupas

Beberapa penyebab kulit jari mengelupas

Kulit pada ujung jari yang mengelupas umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan dan gejala dari kondisi kesehatan tertentu.

Faktor lingkungan paling umum yang membuat kulit mengelupas adalah cuaca. Meskipun Anda tidak dapat mengubah cuaca, Anda dapat membatasi diri dan melakukan pencegahan supaya kulit tak mengelupas ketika terkena udara di lingkungan luar.

Berikut faktor lingkungan yang dapat memengaruhi kulit jari mengelupas.

1. Kulit kering
Kulit kering sering kali menjadi penyebab dari kulit ujung jari mengelupas. Kulit kering biasanya sering terjadi saat cuaca dingin. Anda juga mungkin lebih rentan terhadap kulit kering jika Anda mandi di air hangat.

Terkadang, bahan keras yang terkandung dalam sabun atau peralatan mandi lainnya juga dapat menyebabkan kulit kering. Beberapa gejala yang muncul bersama kulit kering adalah gatal, kulit pecah-pecah, kulit memerah, dan kulit menjadi mati rasa atau kebas.

Jika ini penyebabnya, Anda cukup menggunakan sabun dengan bahan yang aman dan memakai pelembap untuk tangan. Anda juga perlu menghindari menggunakan air hangat saat mandi atau mencuci tangan.

2. Terlalu sering mencuci tangan
Mencuci tangan dengan sabun secara berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan akhirnya kulit jari mengelupas di bagian ujungnya.

Meskipun mencuci tangan sangat penting untuk mengurangi penyebaran bakteri, terlampau sering menggunakan sabun dapat menghilangkan minyak yang menjadi pelindung kulit.

Setelah minyak ini hilang, kulit tidak bisa lagi menjaga kelembapan, sehingga menyebabkan kulit kering. Sabun juga akan menyerap ke lapisan kulit yang lebih sensitif yang menyebabkan iritasi dan mengelupas.

Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu mencuci tangan bila perlu dan menggunakan produk yang aman untuk kulit. Anda hanya perlu mencuci tangan jika kotor, sebelum dan setelah makan, dan setelah dari toilet. Hindari juga mengeringkan tangan dengan tisu atau handuk yang kasar, karena dapat membuat iritasi semakin memburuk.

3. Menggunakan produk dengan bahan kimia yang keras
Bahan kimia tertentu yang ditambahkan ke pelembab, sabun, sampo, dan produk kecantikan lainnya dapat menyebabkan iritasi kulit yang menyebabkan kulit ujung jari mengelupas. Penyebab umum iritasi termasuk salep antibakteri, pengawet seperti formaldehida, dan isothiazolinones cocamidopropyl betaine.

Tubuh Anda mungkin tidak bereaksi terhadap semua bahan kimia ini. Sebab itu, dokter mungkin memerlukan tes sampel untuk menentukan reaksi tubuh Anda terhadap zat tertentu.

Aturan terbaik untuk menghindari bahan kimia yang keras adalah mencari produk yang dipasarkan untuk kulit sensitif. Produk-produk ini biasanya bebas dari wewangian dan bahan penyebab iritasi lainnya.

4. Kulit terbakar sinar matahari
Terkena sinar matahari dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kulit terbakar sinar matahari, sehingga membuat kulit terasa hangat dan lebih sensitif saat disentuh.

Setelah terkena sinar matahari, kulit akan berubah menjadi merah dan kemudian mulai terkelupas. Kulit terbakar matahari bisa sangat mengganggu dan dapat memakan waktu beberapa hari atau bahkan seminggu untuk bisa sembuh.

Selama penyembuhan, Anda dapat mengobati luka bakar dengan menggunakan kompres dingin dan pelembab ke area yang terkena. Anda juga mungkin dapat menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas untuk meringankan gejala.

Selain itu, mengaplikasikan tabir surya atau sunscreen secara teratur adalah satu-satunya cara untuk menghindari kulit terbakar.

5. Mengisap jari
Mengisap jari atau paling sering mengisap ibu jari dapat menjadi penyebab kulit kering dan mengelupas pada anak-anak. Ini mungkin kebiasaan yang sering dilakukan oleh bayi atau balita.

Kebiasaan ini perlu Anda perhatikan, sehingga dapat mencegah si kecil mengalami kulit jari mengelupas dan pecah-pecah. Jika si kecil sulit melepaskan kebiasaan ini, mungkin Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter anak Anda, untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Kulit Jari Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebagian besar orang pernah mengalami kulit yang mengelupas. Kulit yang terkelupas bisa terjadi di bagian mana saja termasuk ujung jari. Umumnya, kulit yang mengelupas ini tak mengkhawatirkan karena disebabkan adanya iritasi dari lingkungan. Namun dalam beberapa kasus, kulit jari mengelupas dapat disebabkan dari gejala dari kondisi kesehatan tertentu. Apa saja penyebabnya dan bagaimana merawatnya? Simak di sini ulasannya.

Kulit Jari Mengelupas

Beberapa penyebab kulit jari mengelupas

Kulit pada ujung jari yang mengelupas umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan dan gejala dari kondisi kesehatan tertentu.

Faktor lingkungan paling umum yang membuat kulit mengelupas adalah cuaca. Meskipun Anda tidak dapat mengubah cuaca, Anda dapat membatasi diri dan melakukan pencegahan supaya kulit tak mengelupas ketika terkena udara di lingkungan luar.

Berikut faktor lingkungan yang dapat memengaruhi kulit jari mengelupas.

1. Kulit kering
Kulit kering sering kali menjadi penyebab dari kulit ujung jari mengelupas. Kulit kering biasanya sering terjadi saat cuaca dingin. Anda juga mungkin lebih rentan terhadap kulit kering jika Anda mandi di air hangat.

Terkadang, bahan keras yang terkandung dalam sabun atau peralatan mandi lainnya juga dapat menyebabkan kulit kering. Beberapa gejala yang muncul bersama kulit kering adalah gatal, kulit pecah-pecah, kulit memerah, dan kulit menjadi mati rasa atau kebas.

Jika ini penyebabnya, Anda cukup menggunakan sabun dengan bahan yang aman dan memakai pelembap untuk tangan. Anda juga perlu menghindari menggunakan air hangat saat mandi atau mencuci tangan.

2. Terlalu sering mencuci tangan
Mencuci tangan dengan sabun secara berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan akhirnya kulit jari mengelupas di bagian ujungnya.

Meskipun mencuci tangan sangat penting untuk mengurangi penyebaran bakteri, terlampau sering menggunakan sabun dapat menghilangkan minyak yang menjadi pelindung kulit.

Setelah minyak ini hilang, kulit tidak bisa lagi menjaga kelembapan, sehingga menyebabkan kulit kering. Sabun juga akan menyerap ke lapisan kulit yang lebih sensitif yang menyebabkan iritasi dan mengelupas.

Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu mencuci tangan bila perlu dan menggunakan produk yang aman untuk kulit. Anda hanya perlu mencuci tangan jika kotor, sebelum dan setelah makan, dan setelah dari toilet. Hindari juga mengeringkan tangan dengan tisu atau handuk yang kasar, karena dapat membuat iritasi semakin memburuk.

3. Menggunakan produk dengan bahan kimia yang keras
Bahan kimia tertentu yang ditambahkan ke pelembab, sabun, sampo, dan produk kecantikan lainnya dapat menyebabkan iritasi kulit yang menyebabkan kulit ujung jari mengelupas. Penyebab umum iritasi termasuk salep antibakteri, pengawet seperti formaldehida, dan isothiazolinones cocamidopropyl betaine.

Tubuh Anda mungkin tidak bereaksi terhadap semua bahan kimia ini. Sebab itu, dokter mungkin memerlukan tes sampel untuk menentukan reaksi tubuh Anda terhadap zat tertentu.

Aturan terbaik untuk menghindari bahan kimia yang keras adalah mencari produk yang dipasarkan untuk kulit sensitif. Produk-produk ini biasanya bebas dari wewangian dan bahan penyebab iritasi lainnya.

4. Kulit terbakar sinar matahari
Terkena sinar matahari dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kulit terbakar sinar matahari, sehingga membuat kulit terasa hangat dan lebih sensitif saat disentuh.

Setelah terkena sinar matahari, kulit akan berubah menjadi merah dan kemudian mulai terkelupas. Kulit terbakar matahari bisa sangat mengganggu dan dapat memakan waktu beberapa hari atau bahkan seminggu untuk bisa sembuh.

Selama penyembuhan, Anda dapat mengobati luka bakar dengan menggunakan kompres dingin dan pelembab ke area yang terkena. Anda juga mungkin dapat menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas untuk meringankan gejala.

Selain itu, mengaplikasikan tabir surya atau sunscreen secara teratur adalah satu-satunya cara untuk menghindari kulit terbakar.

5. Mengisap jari
Mengisap jari atau paling sering mengisap ibu jari dapat menjadi penyebab kulit kering dan mengelupas pada anak-anak. Ini mungkin kebiasaan yang sering dilakukan oleh bayi atau balita.

Kebiasaan ini perlu Anda perhatikan, sehingga dapat mencegah si kecil mengalami kulit jari mengelupas dan pecah-pecah. Jika si kecil sulit melepaskan kebiasaan ini, mungkin Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter anak Anda, untuk mendapatkan solusi yang tepat.

No comments:

Post a Comment