Tak jarang Honda Vario 125 atau 150 mengalami masalah pada spidometernya. Padahal semua panel dan lampunya masih berfungsi tapi spidometer malah mati. Kondisi spidometer mati tentunya bikin khawatir, karena tidak bisa mengetahui kecepataan saat berkendara.

Spidometer Honda Vario 125 atau 150 Mati

Menurut Pardiman, kepala mekanik Takutic Spesialis Matik, Kebagusan, Jakarta Selatan, spidometer mati bisa disebabkan oleh kabel speed sensor.

“Biasanya kabel yang menuju speed sensor putus, jadi spidometer enggak aktif,” ucap Pardiman.

Terdapat 3 utas kabel yang menuju speed sensor, biasanya salah satunya mengalami putus.

Lalu gimana cara mengatasinya?

“Untuk mengatasinya kita perlu lepas boks filter udara dan komponen speed sensor agar kabelnya terlihat jelas,” bebernya.

Setelah kabelnya terlihat, perlu dibersihkan dan dicari letak kabel yang putus.

“Belah selongsong karet pembungkus kabel pakai gunting, supaya kabel putusnya terlihat,” jelasnya.

Jika sudah terlihat, sambung kembali kabel yang putus tersebut.

“Gunakan isolasi bakar supaya kuat dan juga lilit kembali pakai isolasi elektrik khusus kabel,” pungkasnya.

Cek Bagian Ini Jika Spidometer Honda Vario 125 atau 150 Mati

Tak jarang Honda Vario 125 atau 150 mengalami masalah pada spidometernya. Padahal semua panel dan lampunya masih berfungsi tapi spidometer malah mati. Kondisi spidometer mati tentunya bikin khawatir, karena tidak bisa mengetahui kecepataan saat berkendara.

Spidometer Honda Vario 125 atau 150 Mati

Menurut Pardiman, kepala mekanik Takutic Spesialis Matik, Kebagusan, Jakarta Selatan, spidometer mati bisa disebabkan oleh kabel speed sensor.

“Biasanya kabel yang menuju speed sensor putus, jadi spidometer enggak aktif,” ucap Pardiman.

Terdapat 3 utas kabel yang menuju speed sensor, biasanya salah satunya mengalami putus.

Lalu gimana cara mengatasinya?

“Untuk mengatasinya kita perlu lepas boks filter udara dan komponen speed sensor agar kabelnya terlihat jelas,” bebernya.

Setelah kabelnya terlihat, perlu dibersihkan dan dicari letak kabel yang putus.

“Belah selongsong karet pembungkus kabel pakai gunting, supaya kabel putusnya terlihat,” jelasnya.

Jika sudah terlihat, sambung kembali kabel yang putus tersebut.

“Gunakan isolasi bakar supaya kuat dan juga lilit kembali pakai isolasi elektrik khusus kabel,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment